Connect with us

Pemerintahan

Mendagri Segera Putuskan Sengketa Enam Desa.

Reporter Halut, MIRJAN

Published

on

kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Halut, Anwar Kabalmay pada Rabu, 20 Desember 2017.

HALUT.LENTERA.CO.ID — Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) segera putuskan status wilayah enam desa di Kecamatan Kao Teluk yang di polemikkan Pemerintah Halmahera Barat (Halbar) dan Halmahera Utara (Halut) pada Januari 2018 mendatang.

“Sesuai informasi yang saat ini kami terima langsung dari pihak Kementrian Dalam Negeri, status enam desa di wilayah Kao Teluk yang sengaja di persengketakan oleh pihak Pemerintah Halmahera Barat dijadwalkan untuk di putuskan pada Januari 2018,” kata kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Halut, Anwar Kabalmay pada Rabu, 20 Desember 2017.

Ia mengaku, sesuai pemberitahuan yang di dapatkan, mendagri akan memanggil kedua kabupaten yakni Halut dan Halbar serta pihak pemerintah provinsi untuk mendengar secara bersama hasil keputusan akhri terkait status wilayah enam desa di wilayah Kecamatan Kao Teluk.

Berkait itu, dirinya dan atas nama pemerintah Halmahera Utara optimis Kemendagri dalam putusannya tetap akan mempertahankan wilayah enam desa masuk wilayah hukum Kabupaten Halmahera Utara sesuai ketentuan peraturan dan Perundang-Undangan yang berlaku.

“Kami optimis Mendagri dalam putusannya tidak akan mengabaikan atau mengesampingkan Undang-undang Nomor 1/2003 serta Peraturan Menteri Dalam Ngeri (Permendagri) yang di terbitkan atau di produkkan oleh pemerintah, lagi pula regulasi yang ada menjadi sandaran mutlak bagi pemerintah dalam menyelesaikan setiap permasalahan wilayah yang timbul,” ujarnya.

Meski begitu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya pihaknya belum mendapat undangan atau surat resmi seputar rencana putusan tentang wilayah enam desa. Namun jadwal atau rencana itu sudah disampaikan langsung oleh pihak Kementrian Dalam Negeri pada beberapa pekan lalu kepada pihak Pemkab Halut.

Rep/Red: Mirjan

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA HALUT

TKD Halut Protes Bayar Gaji, Kadis Suwarno: Sekda Malam ini Juga Cari Uang untuk Bayar

Reporter Halut, MIRJAN

Published

on

Aksi TKD Malam tadi

HALUT.LENTERA.CO.ID – Sejumlah tenaga kontrak daerah (TKD) di Dinas Pendidikan protes atas pernyataan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaa Kabupaten Halmahera Utara, Suwarno Tongo-Tongo yang dinilai mengancam, pada Jumat, 29 Desember 2017 malam tadi.

“Sapa yang mau ke kediaman bupati nama-namanya itu di segera di catat,” kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Suwarno dihadapan TKD sembari menaiki mobilnya menuju kediaman Bupati Halut, Frans manery.
Sebelumnya sejumlah TKD menuntut hak mereka (Gaji) yang semestinya dibayar adalah dua bulan, bukan sebulan. Rasa ketidakpuasan itulah, ketika mendengar pernyataan Suwarno, sejumlah TDK langsung melakukan ptotes, membakar Ban Mobil di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halut.

Aksi yang di lakukan oleh sejumlah TKD itu di pimpin langsung oleh seorang TKD, Jenfangker Lahi , menutut Kadis Suwarno segera membayar gaji mereka dan membiarkan mereka untuk mengadukan hal ini ke bupati halut tanpa harus dengan cara melakukan pengancaman terhadap TKD Pendidikan.

“Kadis harus membayar gaji TKD secara lunas dan tidak harus melakukan pengancaman terhadap kami dalam mengadukan hal ini ke bupati,” katanya.

Selain itu Jenfangker juga meminta Bupati atau Sekda Halut agar segera datang menemui dan membayar gaji merekan hingga lunas.

“Kami juga meminta agar bupati sekda untuk datang sekarang lalu membayar gaji kami dengan lunas” ujarnya

Aksi yang berjalan sekitar satu jam itu, akhirnya mendapat titik terang ketika dari pihak keamanan polres Halut yang tiba di lokasi menyampaikan bahwa Sekda Halut akan datang perwakilan TKD

Sekda Halut Fredy Tjandua, melalui Kadis Suwarno menyampaikan bahwa pihaknya akan membayar lunas semua gaji TKD Pendidikan.

“Pak sekda malam ini juga akan pinjam uang untuk membayar gaji kalian dan paling lambat pembayarannya akan di buka mulai besok jam 9 pagi,” singkatnya.

Rep/Red: Mirjan

Continue Reading

Pemerintahan

Kadis Nyoter Tepis Kehadirannya di Munaslub Partai Golkar

Reporter Halut, MIRJAN

Published

on

Dari kiri ke kanan, Kepala DPMD, Nyoter Konoe bersama Bupati Halut, Ir. Frans Manery pada acara Munaslub P. Golkar di Jakarta

HALUT.LENTERA.CO.ID — Pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta kemarin, melahirkan kegaduhan di Kabupaten Halmahera Utara. Hal ini di akibatkan foto yang di unggah via sosial media (Facebook), terdapat foto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Nyoter Konoe bersama Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery yang berkapasitas sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Halut.

Nyoter Konoe saat di temui di Gedung Marahai Tobelo itu langsung membantah bahwa kehadiranya di acara Musdalub partai Golkar itu hanya sekadar berkonsultasi dengan bupati terkait persoalan kedinasan dia sebagai bawahan.

“Saya hanya berkonsultasi dengan bupati soal kedinasan dan tugas sebagai bawahan” ujarnya pada reporter Lentera Halut, Jumat, 22 Desember 2017.

Nyoter yang merupakan mantan Kabag Pemerintahan Pemkab Halut ini juga menambahkan bahwa, dirinya tidak ada kaitan dengan Musdalub partai beringin itu.

“Saya adalah ASN dan saya tidak ada kaitan dengan munaslub apalagi partai,” tutupnya.

Rep/Red: Mirjan

Continue Reading

Pemerintahan

Expose Pembangunan di Akhir Tahun, Ini Pesan Bupati Halut

Reporter Halut, MIRJAN

Published

on

Bupati Kabupaten Halmahera Utara Ir.Frans Manery saat memberi sambutan pada acara Expose Pembangunan di akhir tahun 2017

HALUT.LENTERA.CO.ID — Bupati Kabupaten Halmahera Utara Ir.Frans Manery membuka Acara Expose pembangunan daerah akhir tahun di gedung Marahai Tobelo pada Jumat, 22 Desember 2017 pagi tadi.

Bupati Ir. Frans Manery dalam sambutannya meminta kepada seluruh dinas dan badan yang ada di lingkungan pemkab Halut agar tidak hanya membangun sistem perencanaan baik, tapi kinerja lapangan juga harus baik.

“Saya minta kepada seluruh dinas dan badan yang ada di pemkab Halut, jangan hanya sistem perencanaan saja yang baik, tapi di lapangan itu harus lebih baik” ujarnya

Selain itu, Frans juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat Halut agar bersama-sama dan bersinergi dalam mendorong percepatan pembangunan.

“Saya minta kepada seluruh elemen dan lapisan masyarakat agar bisa bersinergi untuk mendorong pembangunan di Halut,” ucapnya

Kegiatan yang di mediasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kabupaten halnahera utara (BAPPEDA HALUT) ini, di hadiri Wakil Bupati Halut Muhlis Tapi Tapi, Sekretaris Daerah Fredy Tjandua dan semua SKPD yang di ikuti dengan penandatanganan Memoarandum of Understanding (MoU) tentang jamkesda antara pemkab dan Jamkesmas Halut.

Rep/Red:

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 lenteraHalut -halut.lentera.co.id